Thinq Resources

eBook, Video & Modul Odoo

Dapatkan wawasan mendalam tentang implementasi Odoo, optimalisasi proses bisnis, dan strategi transformasi digital langsung dari pakar Thinq Technology.

Odoo SNAP BI Bank Integration
Rp 90.000.000
Modul Odoo

Odoo SNAP BI Bank Integration

Odoo SNAP BI Bank Integration adalah modul integrasi perbankan untuk menghubungkan Odoo dengan layanan API bank berbasis standar SNAP BI, sehingga proses pembayaran, inquiry, mutasi, dan rekonsiliasi dapat berjalan lebih terstruktur, otomatis, dan siap digunakan untuk kebutuhan bisnis modern. Modul ini dirancang untuk membantu perusahaan yang ingin mengintegrasikan Odoo dengan berbagai bank seperti BCA, BRI, BSI, dan bank HIMBARA lainnya, sesuai kebutuhan implementasi dan ketersediaan API dari masing-masing bank. Dengan modul ini, Odoo dapat menjadi pusat operasional transaksi keuangan, mulai dari pembuatan referensi pembayaran, pengecekan status transaksi, pencatatan mutasi, hingga proses rekonsiliasi otomatis ke modul Accounting. Fitur Utama Integrasi Odoo dengan API bank berbasis SNAP BI. Dukungan koneksi ke bank seperti BCA, BRI, BSI, dan bank HIMBARA lainnya. Konfigurasi credential bank, client ID, client secret, private key, public key, dan endpoint API. Support sandbox dan production environment. Inquiry status transaksi pembayaran. Pencatatan request dan response API untuk audit dan troubleshooting. Callback handler untuk menerima update status transaksi dari bank. Mapping transaksi bank ke customer invoice, vendor bill, payment, atau journal entry. Rekonsiliasi transaksi bank dengan data Odoo Accounting. Log integrasi untuk memudahkan monitoring transaksi sukses, pending, atau gagal. Cocok Untuk Perusahaan yang menggunakan Odoo Accounting. Bisnis yang membutuhkan integrasi pembayaran dengan bank. Perusahaan retail, distribusi, manufaktur, marketplace, koperasi, B2B, dan enterprise. Tim finance yang ingin mengurangi proses manual dalam pengecekan pembayaran dan mutasi bank. Perusahaan yang ingin membangun integrasi Host-to-Host atau API Banking di Odoo. Manfaat Bisnis Mengurangi pekerjaan manual tim finance. Mempercepat pengecekan status pembayaran. Membantu proses rekonsiliasi bank lebih rapi dan terukur. Menyediakan audit trail untuk setiap request dan response API bank. Membuat Odoo lebih siap digunakan sebagai pusat transaksi dan accounting system. Contoh Use Case Customer membayar invoice melalui bank, lalu status pembayaran otomatis diperbarui di Odoo. Tim finance menarik mutasi rekening dan mencocokkannya dengan invoice atau payment di Odoo. Sistem menerima callback dari bank dan menyimpan status transaksi secara otomatis. Perusahaan menggunakan satu Odoo untuk mengelola integrasi ke beberapa bank. Catatan Implementasi Integrasi SNAP BI membutuhkan konfigurasi teknis sesuai dokumen API dan credential dari masing-masing bank. Setup production biasanya memerlukan proses registrasi, whitelisting IP, pembuatan key, pengujian sandbox, validasi callback, dan UAT bersama pihak bank. Thinq Technology dapat membantu proses implementasi end-to-end mulai dari analisis kebutuhan, setup API banking, konfigurasi Odoo, pengujian sandbox, deployment production, hingga support integrasi.

Tuneup Kit and Async Redis Odoo Modul
Rp 15.000.000
Modul Odoo

Tuneup Kit and Async Redis Odoo Modul

Tuneup Kit & Async Redis for Odoo Tuneup Kit & Async Redis for Odoo adalah modul optimasi performa Odoo yang dirancang untuk membantu sistem menjalankan proses berat secara asynchronous menggunakan Redis. Dengan modul ini, proses seperti import data besar, generate report, pengiriman notifikasi, integrasi API, proses scheduler, sinkronisasi data, dan job background dapat dijalankan tanpa membebani proses utama Odoo. Masalah yang Sering Terjadi di Odoo Proses import data besar menyebabkan timeout. Generate report berat membuat user harus menunggu lama. Scheduler dan cron job berjalan terlalu lambat. Integrasi API eksternal sering gagal karena proses terlalu panjang. Server Odoo terasa berat saat banyak user aktif. Job background sulit dimonitor dan sulit diketahui statusnya. Solusi dari Modul Ini Modul ini membantu memisahkan proses berat dari request utama Odoo. Proses yang sebelumnya berjalan langsung di button, wizard, scheduler, atau API dapat dipindahkan menjadi background job yang diproses oleh worker berbasis Redis. Hasilnya, sistem menjadi lebih responsif, proses lebih mudah dimonitor, dan risiko timeout dapat dikurangi. Fitur Utama Async Job Queue untuk menjalankan proses berat di background. Redis Queue Engine sebagai message queue untuk job asynchronous. Worker Management untuk memproses antrian job secara terpisah. Retry Mechanism untuk menjalankan ulang job yang gagal. Failed Job Handling untuk memantau dan menganalisis job error. Job Monitoring Dashboard untuk melihat status job secara real-time. Scheduler Optimization untuk mengatur proses cron agar lebih ringan. Log Cleaner untuk membersihkan data log yang tidak diperlukan. Cache Clear Tools untuk membantu proses maintenance sistem. Recompute Helper untuk membantu proses recompute data secara lebih terkontrol. Cocok Digunakan Untuk Odoo dengan jumlah transaksi besar. Odoo yang sering menjalankan import data massal. Odoo dengan banyak integrasi API eksternal. Odoo yang memiliki scheduler atau cron job berat. Project Odoo enterprise dengan banyak user aktif. Perusahaan yang ingin meningkatkan performa tanpa langsung migrasi server besar. Contoh Use Case Import ribuan hingga jutaan data transaksi. Generate invoice massal. Sinkronisasi order marketplace ke Odoo. Pengiriman email atau notifikasi massal. Generate report besar di background. Proses approval, settlement, atau rekonsiliasi data yang kompleks. Manfaat untuk Bisnis Odoo menjadi lebih responsif untuk user. Risiko timeout pada proses berat dapat dikurangi. Proses background lebih mudah dikontrol dan dimonitor. Tim technical lebih mudah melakukan troubleshooting. Sistem lebih siap menangani pertumbuhan data dan transaksi. Tuneup Kit & Async Redis for Odoo sangat cocok untuk perusahaan yang ingin meningkatkan performa Odoo, menjalankan proses berat secara lebih aman, dan membuat sistem lebih stabil untuk kebutuhan operasional harian.

Ebook : Database Ga Sesulit Itu — PostgreSQL for Odoo Developer
Rp 20.000
eBook

Ebook : Database Ga Sesulit Itu — PostgreSQL for Odoo Developer

The Odoo Database Survival Guide adalah eBook praktis untuk developer, implementor, consultant, dan technical lead yang ingin memahami PostgreSQL secara lebih terarah dalam dunia Odoo. Buku ini ditulis dengan pendekatan yang ringan namun tetap teknis, dimulai dari level beginner, naik ke medium, lalu masuk ke level advanced. Tujuannya sederhana: membantu Anda memahami bahwa database tidak sesulit itu, asalkan dijelaskan dengan cara yang benar dan relevan dengan kebutuhan dunia nyata. Di dalam eBook ini Anda akan mempelajari: Beginner: cara membuat table, menambah kolom, menghapus kolom, mengubah tipe data, membuat query yang baik, SELECT yang efisien, JOIN, OUTER JOIN, agregasi, subquery, pivot data dari line ke kolom, denormalisasi table, function, trigger, dan fungsi-fungsi penting PostgreSQL. Medium: indexing, B-Tree, BRIN, GIN, partial index, composite index, materialized view, view, temporary table, partitioning, CDC, TimescaleDB, dan kapan masing-masing teknik digunakan. Advanced: tuning PostgreSQL configuration, cache strategy, Redis, HTAP, OLTP vs OLAP, profiling query, performance optimization, dan pola penerapan di Odoo. eBook ini juga dilengkapi dengan: contoh query yang relevan untuk dunia Odoo, benchmark before vs after, studi kasus implementasi, flow proses cache dan HTAP, contoh penerapan untuk report, dashboard, API, inventory, accounting, dan transaksi bisnis. Jika Anda sering berhadapan dengan Odoo yang mulai lambat, query yang berat, report yang memakan waktu, atau database yang makin besar, maka eBook ini dibuat untuk Anda. Cocok untuk: Odoo Developer PostgreSQL Enthusiast Technical Consultant System Analyst ERP Implementor Backend Engineer Belajar PostgreSQL bukan hanya untuk menjadi lebih teknis, tetapi untuk membangun sistem Odoo yang lebih cepat, lebih stabil, dan lebih siap scale up.

Frequently Asked Question

Apakah Docdoo bisa bekerja standalone tanpa Odoo?
Docdoo dirancang untuk berdiri sendiri dan bisa dengan mudah disambungkan dengan sistem ERP lain via API. Tentu, integrasi paling mulus *out-of-the-box* adalah dengan Odoo.
Jika ada bug setelah masa Go Live, apakah Thinq lepas tangan?
Tentu tidak! Fase pasca Go-Live dilengkapi garansi stabilitas 3 bulan dan kami menawarkan kontrak AMC (Annual Maintenance Contract) untuk jaminan perbaikan bug dan dukungan kustomisasi jangka panjang.
Bagaimana integrasinya dengan sistem perpajakan lokal (EFaktur)?
Sebagai lokalisasi khusus, Thinq telah mengembangkan paket konektor tambahan sehingga Odoo langsung bisa men-generate CSV yang valid diupload ke efaktur DJP tanpa pusing rekonsiliasi manual.
Apakah kami bisa menggunakan server on-premise sendiri?
Sangat bisa! Odoo dirancang fleksibel baik untuk arsitektur Cloud Hosting maupun server fisik (on-premise) yang berada di internal jaringan infrastruktur perusahaan Anda.
Berapa lama waktu implementasi Odoo secara rata-rata?
Untuk bisnis skala ritel dan layanan standar, implementasi berkisar antara 4-8 minggu. Sedangkan untuk skala manufaktur enterprise membutuhkan 3-6 bulan tergantung kompleksitas proses perpindahan data.

Speak to our experts, today.

Ready to transform your business? Connect with our specialists to find the perfect solution tailored to your needs..

Shabrina
HubungiSales Team